Silsilah sultan murhum buton

Silsilah sultan murhum buton

Di kemudian hari La Kilaponto kemudian menobatkan dirinya sebagai Sultan Buton I dengan gelar Sultan Muhammad Isa Kaimuddin Khalifatl Khamis atau lebih dikenal dengan Sultan Murhum dan mengubah bentuk pemerintahan Buton menjadi Kesultanan setelah ia memeluk agama Islam. Sejak itu Islam berkembang pesat di Buton. Makam Sultan Murhum Khalifatul Hamis Sultan Murhum diangkat menjadi sultan Buton pada abad ke-6 dengan perubahan struktur pemerintahan dalam masa Raja Mulae maka wilayah kerajaan Buton lebih luas lagi. Beliau dalam silsilah, Biasa disebut Lakila ada pula yang menyebut Lakilaponto. Lakilaponto di abaikan namanya menjadi Murhum. Dan baru tiga tahun memerintah Kerajaan Muna, Lakilaponto dinobatkan sebagai Raja Buton dan menggantikan mertuanya Raja Buton La Mulae, setelah itu Lakilaponto pun memeluk agama Islam, dan mengubah Kerajaan Buton menjadi Kesultanan, dan ia menjadi Sultan Buton pertama Yakni Sultan Muhammmad Isa Kaimuddin Khalifatul Khamis (Sultan Murhum) Sep 12, 2008 · Dalam riwayat yang lain menyebut bahwa yang melantik Sultan Buton yang pertama memeluk Islam, bukan Syeikh Abdul Wahid tetapi guru beliau yang sengaja didatangkan dari Patani. Raja Halu Oleo setelah dilantik sebagai Sultan Kerajaan Islam Buton pertama, dinamakan Sultan Murhum.

Naskah-naskah tersebut mencakup bidang hukum, sejarah, silsilah, upacara dan adat, obat-obatan, primbon, bahasa dan hikayat yang ditulis dalam huruf Arab, Buri Wolio dan Jawi. Bahasa yang digunakan adalah Arab, Melayu dan Wolio. Selain itu, juga terdapat naskah yang berisi surat menyurat antara Sultan Buton dengan VOC Belanda. Dia beserta rombongannnya berangkat mencari pulau Buton dengan membawa kapal perang sebanyak 9 buah dengan pasukan prajurit sebanyak 299 orang. Setelah pulau Buton diketemukan di bagian timur, dia membuat pusat kerajaan bertempat di atas gunung Ba'ana Meja Kamaru. Makam Sultan Murhum Khalifatul Hamis Sultan Murhum diangkat menjadi sultan Buton pada abad ke-6 dengan perubahan struktur pemerintahan dalam masa Raja Mulae maka wilayah kerajaan Buton lebih luas l agi. Beliau dalam silsilah, Biasa disebut Lakila ada pula yang menyebut Lakilaponto. Lakilaponto di abaikan namanya menjadi Murhum. Dan baru tiga tahun memerintah Kerajaan Muna, Lakilaponto dinobatkan sebagai Raja Buton dan menggantikan mertuanya Raja Buton La Mulae, setelah itu Lakilaponto pun memeluk agama Islam, dan mengubah Kerajaan Buton menjadi Kesultanan, dan ia menjadi Sultan Buton pertama Yakni Sultan Muhammmad Isa Kaimuddin Khalifatul Khamis (Sultan Murhum)

Halaka Manarfa (Wakil Walikota Bau-Bau saat ini) atau kakanda beliau dr. H. La Ode Izat Manarfa, M.Sc sering mendapat kepercayaan sebagai ‘Sultan Buton’, tetapi saya yakin kalau beliau berdua, tidak terlalu ingin disebut sebagai Sultan Buton, jika belum dilegitimasi oleh lembaga adat Buton itu sendiri. Silsilah Berikut ini daftar raja dan sultan yang pernah berkuasa di Buton. Gelar raja menunjukkan periode pra Islam, sementara gelar sultan menunjukkan periode Islam. Raja-raja: 1. Rajaputri Wa Kaa Kaa 2. Rajaputri Bulawambona 3. Raja Bataraguru 4. Raja Tuarade 5. Rajamulae 6. Raja Murhum Sultan-sultan: 1. Sultan Murhum (1491-1537 M) 2.

Mohon maaf atas koreksi ini, setidaknya kita berhati2 dan cukup menjadi referensi atau acuan untuk penulisan ilmiah ttg buton dan muna. Saya menurut sejarah silsilah dari kakek buyutku adalah turunan yg ke 13 dari sultan Murhum, namun saya selalu ragu ttg asal muasal wa ka ka krn perlu pengujian DNA antara kaum turunan arab (sayid) gen ... Fase kedua adalah masa Pemerintahan Kesultanan sejak masuknya agama Islam di Kerajaan Buton pada tahun 948 Hijriah ( 1542 Masehi ) bersamaan dilantiknya Laki La Ponto sebagai Sultan Buton I dengan Gelar Sultan Murhum Kaimuddin Khalifatul Khamis sampai pada Muhammad Falihi Kaimuddin sebagai Sultan Buton ke – 38 yang berakhir tahun 1960. SUKU BUTON Apr 17, 2014 · Durasi memerintah adalah berdasarkan kredibilitas Sultan dalam memegang amanah kepemimpinan. Jika seorang Sultan dianggap sudah tidak layak menjabat, maka ia akan diberhentikan. Oleh karena itu, periode pemerintahan Sultan di Buton sangat bervariasi, ada yang beberapa bulan saja, tetapi bahkan ada yang sampai wafat masih memerintah.

Dan baru tiga tahun memerintah Kerajaan Muna, Lakilaponto dinobatkan sebagai Raja Buton dan menggantikan mertuanya Raja Buton La Mulae, setelah itu Lakilaponto pun memeluk agama Islam, dan mengubah Kerajaan Buton menjadi Kesultanan, dan ia menjadi Sultan Buton pertama Yakni Sultan Muhammmad Isa Kaimuddin Khalifatul Khamis (Sultan Murhum) Fase kedua adalah masa Pemerintahan Kesultanan sejak masuknya agama Islam di Kerajaan Buton pada tahun 948 Hijriah ( 1542 Masehi ) bersamaan dilantiknya Laki La Ponto sebagai Sultan Buton I dengan Gelar Sultan Murhum Kaimuddin Khalifatul Khamis sampai pada Muhammad Falihi Kaimuddin sebagai Sultan Buton ke – 38 yang berakhir tahun 1960. SUKU BUTON Naskah-naskah tersebut mencakup bidang hukum, sejarah, silsilah, upacara dan adat, obat-obatan, primbon, bahasa dan hikayat yang ditulis dalam huruf Arab, Buri Wolio dan Jawi. Bahasa yang digunakan adalah Arab, Melayu dan Wolio. Selain itu, juga terdapat naskah yang berisi surat menyurat antara Sultan Buton dengan VOC Belanda.

2. Silsilah Berikut ini daftar raja dan sultan yang pernah berkuasa di Buton. Gelar raja menunjukkan periode pra Islam, sementara gelar sultan menunjukkan periode Islam. Raja-raja: 1. Rajaputri Wa Kaa Kaa 2. Rajaputri Bulawambona 3. Raja Bataraguru 4. Raja Tuarade 5. Rajamulae 6. Raja Murhum Sultan-sultan: 1. Sultan Murhum (1491-1537 M) 2. Kemudian raja kedua pun perempuan yaitu Ratu Bulawambona. Setelah dua raja perempuan, dilanjutkan Raja Bataraguru, Raja Tuarade, Raja Rajamulae, dan terakhir Raja Murhum. Ketika Buton memeluk agama Islam, maka Raja Murhum bergelar Sultan Murhum. Kerajaan Buton didirikan atas kesepakatan tiga kelompok atau rombongan yang datang secara bergelombang. Setelah dua raja perempuan, dilanjutkan raja Bataraguru, raja Tuarade, raja Rajamulae, dan terakhir raja Murhum. Perubahan Buton menjadi kesultanan terjadi pada tahun 1542 M (948 H), bersamaan dengan pelantikan Lakilaponto sebagai Sultan Buton pertama, dengan gelar Sultan Murhum Kaimuddin Khalifatul Khamis. Mohon maaf atas koreksi ini, setidaknya kita berhati2 dan cukup menjadi referensi atau acuan untuk penulisan ilmiah ttg buton dan muna. Saya menurut sejarah silsilah dari kakek buyutku adalah turunan yg ke 13 dari sultan Murhum, namun saya selalu ragu ttg asal muasal wa ka ka krn perlu pengujian DNA antara kaum turunan arab (sayid) gen ... Naskah-naskah tersebut mencakup bidang hukum, sejarah, silsilah, upacara dan adat, obat-obatan, primbon, bahasa dan hikayat yang ditulis dalam huruf Arab, Buri Wolio dan Jawi. Bahasa yang digunakan adalah Arab, Melayu dan Wolio. Selain itu, juga terdapat naskah yang berisi surat menyurat antara Sultan Buton dengan VOC Belanda. Mar 26, 2015 · Jadi sudah jelas, turunan yang awalan nama menggunakan LA lebih tinggi dari pada gelar La Ode. Hal ini kita bisa melihat langsung urutan turunan-turunan Raja atau Sultan Buton dari 1 sampai 28, menggunakan nama dengan awalan LA sedangkan nama La Ode, sudah urutan Sultan Buton yang ke 29 sampai 38.

Fase kedua adalah masa Pemerintahan Kesultanan sejak masuknya agama Islam di Kerajaan Buton pada tahun 948 Hijriah ( 1542 Masehi ) bersamaan dilantiknya Laki La Ponto sebagai Sultan Buton I dengan Gelar Sultan Murhum Kaimuddin Khalifatul Khamis sampai pada Muhammad Falihi Kaimuddin sebagai Sultan Buton ke – 38 yang berakhir tahun 1960. Makam Sultan Murhum Khalifatul Hamis Sultan Murhum diangkat menjadi sultan Buton pada abad ke-6 dengan perubahan struktur pemerintahan dalam masa Raja Mulae maka wilayah kerajaan Buton lebih luas lagi. Beliau dalam silsilah, Biasa disebut Lakila ada pula yang menyebut Lakilaponto. Lakilaponto di abaikan namanya menjadi Murhum. Jul 09, 2011 · Oleh karena Murhum yang tertua di keluarga, disamping kelebihan-kelebihan lainnya yang dimiliki, Murhum diangkat menjadi Raja Muna menggantikan ayahnya, tidak lama kemudian setelah keangkatannya itu Murhum meninggalkan Muna barangkat ke Buton. Dan idak lama sesudah tibanya kembali di Buton di langsungkanlah perkawinannya dengan Wa Tampaidongi. Apr 16, 2010 · Suaka Kepada Sultan Buton Tahun 1727. 393 – Gubernur Sautijn Mengajukan Usul Perdagangan Kayu Jati Kepada Sultan Buton Tahun 1733. 395 – Penetapan Adat Tentang Mahar Kaomu, Walaka Dan Papara Tahun 1734. 396 20. Pemerintahan Sultan Himayatuddin Muhammad Said Qaimuddin Sultan Buton Ke 20 Tahun 1750-1752 411 – Silsilah Sultan Himayatuddin Muh.

Dec 12, 2013 · 1.ada rahasia trkndung mngapa bliau dnobatkn mnjadi raja buton tp dr silsilah sultan murhum msh cicit dri raja buton ketiga dri selirnya. Raja buton ktiga adalah anak ratu buton kdua yg prnh mnjabat sbg lakina muna prtama. Kitab dan riwayatx ada dmuseum wolio..

Bila taksirannya tepat, kata Yusri, maka para pelaut Portugis berinteraksi dengan tiga Sultan Buton: Murhum atau Sultan Kaimuddin Khalifatul Khamis (1491-1537), La Tumparasi atau Sultan Kaimuddin (1545-1552), dan La Sangaji (1566-1570). Seiring waktu, perkawanan bertambah erat lewat perkawinan.

Halaka Manarfa (Wakil Walikota Bau-Bau saat ini) atau kakanda beliau dr. H. La Ode Izat Manarfa, M.Sc sering mendapat kepercayaan sebagai ‘Sultan Buton’, tetapi saya yakin kalau beliau berdua, tidak terlalu ingin disebut sebagai Sultan Buton, jika belum dilegitimasi oleh lembaga adat Buton itu sendiri.

Dalam beberapa kitab kuno Buton yang tersimpan di koleksi KTVL Negeri belanda terutama kitab yang memuat silsilah raja-raja Buton dan silsilah raja-raja Muna diperoleh keterangan bahwa nama La Kolaponto selalu dikaitkan dengan dua nama lain yaitu Murhum dan La Tolaki.

Nov 24, 2015 · Menurut silsilah La Kabaura atau Andi Bauru (nama pemberian Mertuanya Raja Bone) datang ke Bone tahun 1582 sebagai duta utusan Sultan Buton Murhum Kaimuddin yang diminta oleh Raja Bone La Tendari Rawe Bongkangnge (1560-1590) untuk membantu menyelesaikan sengketa Bone dengan Gowa yang dipimpin oleh Raja Gowa Karaeng Tunijallo (1565-1590). Muhammad Idrus adalah Putra Sultan Buton ke-27 bernama La Badaru (1799-1823). Ia diperkirakan lahir pada akhir abad ke-18. Dilihat dari silsilah keturunannya, Beliau termasuk keturunan ke-16 dari raja Sipanjonga; raja Liya dari tanah Melayu yang pernah berimigrasi ke negeri Buton (lihat silsilah pada lampiran). 2. Silsilah Berikut ini daftar raja dan sultan yang pernah berkuasa di Buton. Gelar raja menunjukkan periode pra Islam, sementara gelar sultan menunjukkan periode Islam. Raja-raja: 1. Rajaputri Wa Kaa Kaa 2. Rajaputri Bulawambona 3. Raja Bataraguru 4. Raja Tuarade 5. Rajamulae 6. Raja Murhum Sultan-sultan: 1. Sultan Murhum (1491-1537 M) 2. Berikut kami postkan Korte Verklering tanggal 8 April 1906 yang ditanda tangani oleh Sultan Buton Muhammad Asyikin dan perwakilan Pemerintah Hindai Belanda Brughman. Dari semua konsideran perjanjian itu, tidak satupun mengikat atau membahas Kerajaan Muna. Namun oleh Buton yang sudah takluk dengan Belanda membawah-bawah Kerajaan Muna. Dec 09, 2012 · Undang-undang Kerajaan Buton disebut dengan Murtabat Tujuh, suatu terma yang sangat populer dalam tasawuf. Undang-undang ini mengatur tugas, fungsi dan kedudukan perangkat kesultanan. Di masa ini juga, Buton memiliki relasi yang baik dengan Luwu, Konawe, Muna dan Majapahit. Silsilah Berikut ini daftar raja dan sultan yang pernah berkuasa di Buton.